22 Aug 2025
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti mengatakan, saat ini kemampuan numerasi anak Indonesia masih berada di bawah rata-rata. Hal itu diungkapkan Mu'ti berdasarkan hasil skor Programme for International Student Assesment (PISA). "Kemampuan numerasi di kalangan anak-anak kita yang memang selama ini sesuai dengan hasil skor PISA, kemampuan numerasi anak-anak kita ini memang masih di bawah rata-rata," kata Mu'ti di SDN Meruya Selatan 04 Pagi, Jakarta Barat, Selasa (19/8/2025) lalu.
Oleh karena itu, Mu'ti membuat Gerakan Numerasi Nasional untuk membantu meningkatkan kemampuan numerasi siswa sekolah. Baca juga: Mendikdasmen Sebut Numerasi Siswa Indonesia Rendah karena Hal Ini Caranya dengan menumbuhkan minat terhadap matematika dan menghapuskan stigma bahwa matematika itu sulit kemudian diubah menjadi sesuatu yang menyenangkan. "Kita bangun sebuah persepsi baru, mindset baru bahwa numerasi itu mudah," ujarnya.
Kemudian, pemerintah lanjut Mu'ti, juga berupaya menumbuhkan kemampuan numerasi pada siswa dan meningkatkan kemampuan logika. Bisa terapkan matematika pada pelajaran terkait lainnya Sehingga, ke depannya siswa tidak hanya memiliki kemampuan terhadap matematika, tetapi juga bisa menerapkan matematika pada pelajaran terkait lainnya.
Semua Perlu Data dan Angka "Dengan cara seperti itu mereka punya kemampuan untuk dapat menguasai tidak hanya matematika tapi juga berbagai disiplin keilmuan yang di dalamnya melibatkan matematika," ungkapnya. Selain itu, pemerintah melalui Gerakan Numerasi Nasional ini berharap bisa menumbuhkan kemampuan numerasi dalam kehidupan sehari-hari.